Amankah Bila Ibu Hamil Mengalami Keputihan?

Amankah Bila Ibu Hamil Mengalami Keputihan

Pasangan mana yang tidak berbahagia ketika mendengar istrinya hamil? Tentunya setiap pria tak bisa menutupi rasa senangnya ketika dianugerahi buah hati. Mengingat sebuah keluarga kecil akan dipenuhi tangisan dan tawa si jabang bayi. Hanya saja, ada beberapa hal yang terkadang menghantui proses kehamilan tersebut. Mulai dari gangguan pada rahim hingga terjadinya pendarahan ataupun flek. Mau tak mau para pasangan ini panik dan membutuhkan dampingan dari para dokter ahli.

Amankah Bila Ibu Hamil Mengalami Keputihan?

Pada trisemester pertama, umumnya wanita memang mengalami flek mirip menstruasi. Ini menandakan bahwa sel telur hasil pembuahan mulai melekatkan diri ke rahim. Sehingga terjadilah pelepasan darah yang menyertai proses satu ini. Kondisi ini memang umum dialami, hanya saja Anda tetap harus berhati-hati. Terlebih bila flek tersebut diikuti pula oleh pendarahan yang bisa mengarah pada kehamilan ektopik ataupun keguguran.

Untuk beberapa kasus, para wanita memang masih mengalami pendarahan. Hanya saja Anda tetap harus berhati-hati dan berkonsultasi kepada dokter. Meskipun dokter mengatakan bahwa hal tersebut normal terjadi, Anda perlu mewaspadai terjadinya kelahiran prematur. Pendarahan semacam ini sendiri bisa diakibatkan oleh infeksi vagina ataupun produksi hormon-hormon tertentu. Hormon-hormon ini menutupi hormon lainnya yang menyebabkan sebagian wanita mengalami pendarahan.

Lalu, bagaimana dengan keputihan yang dialami oleh wanita hamil? Apakah ini normal pula dialami oleh para ibu hamil? Bila warna lendir yang keluar terlihat bening dan encer, Anda tak perlu mengkhawatirkannya. Satu hal yang pasti, Anda juga tak mengalami iritasi yang menyebabkan ketidaknyamanan. Namun, perlu pula diperhatikan jika Anda mendapati lendir berwarna kekuningan dan berbau tidak sedap. Anda perlu langsung berkonsultasi pada dokter, karena bisa jadi ini adalah tanda terjadinya infeksi.

Para ibu hamil, Anda bisa mengatasi permasalahan ini dengan pemilihan pakaian dalam yang nyaman, yaitu berbahan katun. Jangan lupa pula untuk mengenakan pembalut atau panty liner agar keputihan tak begitu mengiritasi. Bila perlu, selalu bersihkan vagina Anda menggunakan air hangat dan handuk bersih. Hindari pula sabun yang mengadung parfum, karena mampu memperparah keputihan selama masa kehamilan.

Tinggalkan Balasan