Memahami Tendangan Janin Dalam Kandungan

memahami tendangan janin dalam kandungan

Memahami Tendangan Janin Dalam Kandungan

Tendangan janin yang terasa dalam perut merupakan momen yang sangat istimewa dan membahagiakan.

Di situlah seorang ibu dan suami menyaksikan satu bentuk keajaiban dari proses pertumbuhan janin dan interaksinya secara alamiah.

Setiap dua jam, janin sebetulnya bergerak sekitar sepuluh kali. Lalu bagaimana kita bisa mengidentifikasi tendangan janin di dalam kandungan? Sebetulnya yang paling peka dan bisa merasakannya sendiri ialah sang ibu.

Kadang-kadang gerakan dalam perut akan terasa lemah atau kuat. Biasanya jika gerakannya kuat dan agak memutar dirasakan sebagai tendangan janin.

Kebanyakan orang berpendapat bahwa janin yang bergerak aktif di dalam kandungan kelak akan menjadi anak yang lincah dan gesit.

Hal itu belum bisa dibuktikan secara ilmiah. Namun setiap pergerakan janin selama di perut mengidentifikasikan otot tulang dan sistem syaraf yang normal.

Meskipun belum bisa diklarifikasi apakah janin tersebut memiliki organ tubuh yang normal atau tidak. Setiap gerakan janin juga bisa menjadi penanda berfungsinya sistem motorik, mental dan perilaku dari calon bayi.

Ada teknik khusus untuk menghitung pergerakan janin yang bisa disusun dalam sebuah tabel. Karena setiap janin punya pola berbeda dalam menendang atau bergerak, seorang ibu hamil bisa mencatatnya secara teratur.

Untuk menghitungnya, rasakan secara perlahan dengan cara berbaring. Supaya perasaan menjadi lebih peka dan sensitif.

Kadang-kadang, janin tidak bergerak selama beberapa jam. Jangan panik karena janin juga membutuhkan waktu untuk tidur.

Setidaknya, janin tidak akan tidur lebih dari empat jam. Selama beberapa minggu, seorang ibu juga bisa segera memahami dan terbiasa dengan pola gerakan janin yang dikandungnya.

Bahkan bisa dengan sengaja merangsang pergerakan janin dengan cara tertentu.

Untuk memancing supaya janin menendang, cobalah dengan makan atau minum jus. Atau bisa juga dengan berjalan-jalan sejenak, berbaring dengan posisi tubuh menghadap sebelah kiri atau duduk bersandar.

Karena stimulusnya berbeda-beda, seorang ibu harus bersabar dalam menanti pergerakan janin selama di kandungan.

Namun janin lebih sering aktif bergerak atau menendang di malam hari. Antara pukul 9 malam hingga jam 1 dinihari. Tergantung juga dari pola kebiasaan janin dan ibu.

Related Post

Leave a Reply